BtB on Undangan Nikah

2

October 28, 2014 by kanesty

Setelah kemarin bahas seserahan, saya mau tjoerhat soal undangan, berhubung kemarin baru selesai fokus sama hal yang satu ini.

Kenapa undangan ini harus jadi fokus belakangan ini? Karena ternyata cetak undangan belom masuk dalam paket wedding yang sudah dibayarkan, dan baru dikasih tahu waktu WO sudah menunjuk percetakan dan percetakan udah belanja bahan jadi kita ngga ada kesempatan buat nentuin cetak undangan dimana. Nasib cpw parnoan kaya saya, khawatir banget sama kaya gimana nanti jadinya undangan kalau design diserahkan pada pihak yang belum saya pastikan kualitas produksinya.

dst dst dst.

Paragraf di atas saya tulis dalam keadaan emosi, akhir September lalu. Asal muasalnya sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya. Waktu itu rasanya gondook banget pengen ngomel-ngomel (entah karena pms atau emang sedang lelah). Tapi untung belum sempet dipublish ya, males banget kan baca postingan isinya omelan doang :D.

Nah, seperti yang sudah saya ceritakan di atas, saya design sendiri undangan untuk kami berdua. Kalau format isinya masih bisa konsultasi sama ibu dan mbaknya mas calon. Tapi soal desain, bener-bener bikin sendiri desainnya. Ngga bisa minta pendapat mas calon karena lagi diklat kesamaptaan. Warnanya biru silver sesuai tema pernikahan. Asalnya mau bikin desain retro yang lagi hits itu (kaya yang bisa aja, wkwk), tapi kemudian saya pikir kok kayanya ngga ngepas sama karakter mas calon dan saya. Akhirnya saya buat simpel aja.

und3 und1 und2

Komunikasi sama mas-mas Undangan, agak ribet karena awal-awalnya via perantara a.k.a Ibu Catering. Baru setelah contoh undangannya tiba (yang sempet bikin shock, padahal katanya antara contoh sama undangan asli pasti ga mirip), saya berkomunikasi langsung dengan mas-masnya via bbm. Bahkan koreksian sana-sini pun via bbm. Ketemu langsung cuma sekilas pas masnya dateng ke rumah nganterin undangan.

Kesan saya setelah undangan ini dibuat, lega karena seenggaknya kualitasnya aman dan jadi tepat waktu. Di balik itu ada perasaan kurang puas karena 1) meski ngga include paket wedding, saya nggak bisa milih vendor 2) saya baru berkomunikasi sama vendor setelah bahan dibeli. saya ngga bisa milih bahan undangan ataupun meraba-raba bentuk dan warna undangannya seperti apa sampai undangan tersebut benar-benar jadi 3) saya merasa seharusnya undangan tsb jatuhnya bisa lebih murah, hehe.

Advertisements

2 thoughts on “BtB on Undangan Nikah

  1. mungkiin karna misscommunication aja kaakk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: